1.1.1
Profil Perusahaan
PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. adalah perusahaan informasi dan komunikasi serta penyedia jasa dan jaringan
telekomunikasi secara lengkap di Indonesia. Sejarah Telkom sebagai perusahaan penyedia
layanan telepon tidak bergerak paling terkemuka di Indonesia berawal pada tahun
1856, yaitu pada saat pengoperasian telegrap elektromagnetik pertama di
Indonesia oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Pada tahun 1974, PN Telekomunikasi
dibagi menjadi Perumtel dan PT. INTI. Dan pada tahun 1980 Bisnis telekomunikasi
internasional diambil alih oleh PT.Indonesian Satelite Corporation (“Indosat”).
Pada tahun 1991, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 25
tahun 1991, status Perusahaan diubah menjadi Perseroan Terbatas milik negara
(“Persero”). Sebelum tahun 1995, operasi bisnis TELKOM dibagi ke dalam dua
belas wilayah operasi, yang dikenal sebagai wilayah telekomunikasi atau witel.
Setiap witel bertanggung jawab penuh terhadap seluruh aspek bisnis di wilayahnya
masing-masing, mulai dari penyedia layanan telepon hingga manajemen dan keamanan properti.
Pada tanggal 14 Nopember 1995, Pemerintah melakukan
penjualan saham TELKOM melalui penawaran saham perdana (Initial Public Offering) di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek
Surabaya (keduanya melebur menjadi Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007). Saham
TELKOM juga tercatat di NYSE dan LSE dalam bentuk American Depositary Shares (ADSs) dan ditawarkan pada publik di
bursa Efek Tokyo dalam bentuk Public
Offering Without Listing. TELKOM saat ini merupakan salah satu perusahaan dengan kapitalisasi pasar
terbesar di Indonesia.
Pada tahun 2001 Telkom
mengakuisisi 35,0 % saham Indosat di Telkomsel sehingga menjadikannya pemegang
saham mayoritas perusahaan seluler itu dengan kepemilikan 7,77 %.Indosat kemudian
mengambil alih 22,5% saham TELKOM di satelindo dan 37,7 % saham TELKOM di PT. Lintasarta Aplikanusa. Pada
saat yang bersamaan TELKOM kehilangan hak eksklusifnya sebagai penyelenggara tunggal jasa telepon tidak bergerak di Indonesia.
Kemudian pada tahun 2004 TELKOM
meluncurkan layanan sambungan telepon langsung internasional tidak bergerak. Dan pada tahun 2005 Satelit
TELKOM-2 diluncurkan untuk menggantikan seluruh layanan transmisi satelit yang
sebelumnya dilayani oleh satelit Palapa B-4. Peluncurannya menjadikan total
satelit yang telah diluncurkan oleh TELKOM menjadi delapan satelit termasuk satelit Palapa A-1.
Pada tahun 2009 TELKOM
bertransformasi dari perusahaan Infocomm
menjadi perusahaan penyelenggara TIME. Wajah baru TELKOM diperkenalkan kepada publik dengan menampilkan logo dan tagline baru Perusahaan “the world in your hand”.
Dan pada tahun 2010 TELKOM
telah berhasil dirampungkan pada bulan 2010 untuk proyek kabel bawah laut
JaKaLaDeMa dan serat kabel optik yang menghubungkan Jawa, Kalimantan, Sulawesi,
Denpasar dan Mataram.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar